Showing posts with label Travel. Show all posts
Showing posts with label Travel. Show all posts

Tuesday, August 30, 2011

Gunung Bromo ( Bromo Mauntain )


Bromo Montain
Gunung Bromo (Bromo berasal dari bahasa Sansekerta/Jawa Kuno: Brahma, salah seorang Dewa Utama Hindu), merupakan gunung berapi yang masih aktif dan paling terkenal sebagai obyek wisata di Jawa Timur. Sebagai sebuah obyek wisata, Gunung Bromo menjadi menarik karena statusnya sebagai gunung berapi yang masih aktif.


Bromo mempunyai ketinggian 2.392 meter di atas permukaan laut itu berada dalam empat wilayah, yakni Kabupaten Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, dan Kabupaten Malang. Bentuk tubuh Gunung Bromo bertautan antara lembah dan ngarai dengan kaldera atau lautan pasir seluas sekitar 10 kilometer persegi.
Gunung Bromo mempunyai sebuah kawah dengan garis tengah ± 800 meter (utara-selatan) dan ± 600 meter (timur-barat). Sedangkan daerah bahayanya berupa lingkaran dengan jari-jari 4 km dari pusat kawah Bromo.
Selama abad XX, gunung yang terkenal sebagai tempat wisata itu meletus sebanyak tiga kali, dengan interval waktu yang teratur, yaitu 30 tahun. Letusan terbesar terjadi 1974, sedangkan letusan terakhir terjadi pada 2010.

Suku Tengger sedang melakukan
upacara Kasodo

Bagi penduduk Bromo, suku Tengger, Gunung Brahma (Bromo) dipercaya sebagai gunung suci. Setahun sekali masyarakat Tengger mengadakan upacara Yadnya Kasada atau Kasodo. Upacara ini bertempat di sebuah pura yang berada di bawah kaki Gunung Bromo utara dan dilanjutkan ke puncak gunung Bromo. Upacara diadakan pada tengah malam hingga dini hari setiap bulan purnama sekitar tanggal 14 atau 15 di bulan Kasodo (kesepuluh) menurut penanggalan Jawa.

Sunday, August 28, 2011

KEPULAUAN RAJA AMPAT, PAPUA


Kepulauan Raja Ampat merupakan rangkaian empat gugusan pulau yang  letaknya berdekatan dan berlokasi di barat bagian Kepala Burung (Vogelkoop) Pulau Papua. Secara administrasi, gugusan ini berada di bawah Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat. Kepulauan ini sekarang menjadi tujuan para penyelam yang tertarik akan keindahan pemandangan bawah lautnya. Empat gugusan pulau yang menjadi anggotanya dinamakan menurut empat pulau terbesarnya, yaitu Pulau Waigeo, Pulau Misool, Pulau Salawati, dan Pulau Batanta.


Legenda
Asal mula nama Raja Ampat menurut mitos masyarakat setempat berasal dari seorang wanita yang menemukan tujuh telur. Empat butir di antaranya menetas menjadi empat orang pangeran yang berpisah dan masing-masing menjadi raja yang berkuasa di Waigeo, Salawati, Misool Timur dan Misool Barat. Sementara itu, tiga butir telur lainnya menjadi hantu, seorang wanita, dan sebuah batu.
Dalam perjalanan sejarah, wilayah Raja Ampat telah lama dihuni oleh masyarakat nelayan dan menerapkan sistem adat Maluku. Dalam sistem ini, masyarakat merupakan anggota suatu komunitas desa. Tiap desa dipimpin oleh seorang raja. Semenjak berdirinya dua kesultanan muslim di Maluku, Raja Ampat menjadi bagian klaim dari Kesultanan Tidore. Setelah Kesultanan Tidore takluk dari Belanda, Kepulauan Raja Ampat menjadi bagian klaim Hindia-Belanda.

Kehidupan Masyarakat
Masyarakat Kepulauan Raja Ampat umumnya nelayan tradisional yang berdiam di kampung-kampung kecil yang letaknya berjauhan dan berbeda pulau. Mereka adalah masyarakat yang ramah menerima tamu dari luar, apalagi kalau kita membawa oleh-oleh buat mereka berupa pinang atau pun permen. Barang ini menjadi semacam 'pipa perdamaian indian' di Raja Ampat. Acara mengobrol dengan makan pinang disebut juga "Para-para Pinang" seringkali bergiliran satu sama lain saling melempar mob, istilah setempat untuk cerita-cerita lucu.
Mereka adalah pemeluk Islam dan Kristen dan seringkali di dalam satu keluarga atau marga terdapat anggota yang memeluk salah satu dari dua agama tersebut. Hal ini menjadikan masyarakat Raja Ampat tetap rukun walaupun berbeda keyakinan.

Potensi
Kepulauan Raja Ampat merupakan tempat yang sangat berpotensi untuk dijadikan sebagai objek wisata, terutama wisata penyelaman. Perairan Kepulauan Raja Ampat menurut berbagai sumber, merupakan salah satu dari 10 perairan terbaik untuk diving site di seluruh dunia. Bahkan, mungkin juga diakui sebagai nomor satu untuk kelengkapan flora dan fauna bawah air pada saat ini.
Dr John Veron, ahli karang berpengalaman dari Australia, misalnya, dalam sebuah situs ia mengungkapkan, Kepulauan Raja Ampat yang terletak di ujung paling barat Pulau Papua, sekitar 50 mil sebelah barat laut Sorong, mempunyai kawasan karang terbaik di Indonesia. Sekitar 450 jenis karang sempat diidentifikasi selama dua pekan penelitian di daerah itu.


Kekayaan Alam
Tim ahli dari Conservation International, The Nature Conservancy, dan Lembaga Oseanografi Nasional (LON) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) pernah melakukan penilaian cepat pada 2001 dan 2002. Hasilnya, mereka mencatat di perairan ini terdapat lebih dari 540 jenis karang keras (75% dari total jenis di dunia), lebih dari 1.000 jenis ikan karang, 700 jenis moluska, dan catatan tertinggi bagi gonodactyloid stomatopod crustaceans. Ini menjadikan 75% spesies karang dunia berada di Raja Ampat. Tak satupun tempat dengan luas area yang sama memiliki jumlah spesies karang sebanyak ini.
Ada beberapa kawasan terumbu karang yang masih sangat baik kondisinya dengan persentase penutupan karang hidup hingga 90%, yaitu di selat Dampier (selat antara P. Waigeo dan P. Batanta), Kepulauan Kofiau, Kepualauan Misool Timur Selatan dan Kepulauan Wayag. Tipe dari terumbu karang di Raja Ampat umumnya adalah terumbu karang tepi dengan kontur landai hingga curam. Tetapi ditemukan juga tipe atol dan tipe gosong atau taka. Di beberapa tempat seperti di kampung Saondarek, ketika pasang surut terendah, bisa disaksikan hamparan terumbu karang tanpa menyelam dan dengan adaptasinya sendiri, karang tersebut tetap bisa hidup walaupun berada di udara terbuka dan terkena sinar matahari langsung.
Spesies yang unik yang bisa dijumpai pada saat menyelam adalah beberapa jenis kuda laut katai, wobbegong, dan ikan pari Manta. Juga ada ikan endemik raja ampat, yaitu Eviota raja, yaitu sejenis ikan gobbie. Di Manta point yg terletak di Arborek selat Dampier, Anda bisa menyelam dengan ditemani beberapa ekor Manta Ray yang jinak seperti ketika Anda menyelam di Kepulauan Derawan, Kalimantan Timur. Jika menyelam di Cape Kri atau Chicken Reef, Anda bisa dikelilingi oleh ribuan ikan. Kadang kumpulan ikan tuna, giant trevallies dan snappers. Tapi yang menegangkan jika kita dikelilingi oleh kumpulan ikan barakuda, walaupun sebenarnya itu relatif tidak berbahaya (yang berbahaya jika kita ketemu barakuda soliter atau sendirian). Hiu karang juga sering terlihat, dan kalau beruntung Anda juga bisa melihat penyu sedang diam memakan sponge atau berenang di sekitar anda. Di beberapa tempat seperti di Salawati, Batanta dan Waigeo juga terlihat Dugong atau ikan duyung.
Karena daerahnya yang banyak pulau dan selat sempit, maka sebagian besar tempat penyelaman pada waktu tertentu memiliki arus yang kencang. Hal ini memungkinkan juga untuk melakukan drift dive, menyelam sambil mengikuti arus yang kencang dengan air yang sangat jernih sambil menerobos kumpulan ikan.

Peninggalan Sejarah
Di kawasan gugusan Misool ditemukan peninggalan prasejarah berupa cap tangan yang diterakan pada dinding batu karang. Uniknya, cap-cap tangan ini berada sangat dekat dengan permukaan laut dan tidak berada di dalam gua. Menurut perkiraan, usia cap-cap tangan ini sekitar 50.000 tahun dan menjadi bagian dari rangkaian petunjuk jalur penyebaran manusia dari kawasan barat Nusantara menuju Papua dan Melanesia.
Sisa pesawat karam peninggalan Perang Dunia II bisa dijumpai di beberapa tempat penyelaman, seperti di Pulau Wai.

Akses
Mengunjungi kepulauan ini tidaklah terlalu sulit walau memang memakan waktu dan biaya cukup besar. Kita dapat menggunakan maskapai penerbangan dari Jakarta ke Sorong via Menado selama 6 jam penerbangan. Dari Sorong –kota yang cukup besar dan fasilitas lumayan lengkap- untuk menjelajahi Raja Ampat pilihannya ada dua, ikut tur dengan perahu pinisi atau tinggal di resor Papua Diving. Sekalipun kebanyakan wisatawan yang datang ke Raja Ampat saat ini adalah para penyelam, sebenarnya lokasi ini menarik juga bagi turis non penyelam karena juga memiliki pantai-pantai berpasir putih yang sangat indah, gugusan pulau-pulau karst nan mempesona dan flora-fauna unik endemik seperti cendrawasih merah, cendrawasih Wilson, maleo waigeo, beraneka burung kakatua dan nuri, kuskus waigeo, serta beragam jenis anggrek.

Ancaman
Kekayaan keanekaragaman hayati di Raja Ampat telah membuat dirinya memiliki tingkat ancaman yang tinggi pula. Hal itu bisa dilihat dari kerusakan terumbu karang dan hutan. Kerusakan terumbu karang umumnya adalah karena aktivitas penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan seperti bom, sianida dan akar bore (cairan dari olahan akar sejenis pohon untuk meracun ikan).

Konservasi
Untuk menjaga kelestarian bawah laut Kepulauan Raja Ampat, usaha-usaha konservasi sangat diperlukan di daerah ini. Ada dua lembaga internasional yang konsen terhadap kelestarian sumber daya alam Raja Ampat, yaitu CI (Conservation International) dan TNC (The Nature Conservancy). Pemerintah sendiri telah menetapkan laut sekitar Waigeo Selatan, yang meliputi pulau-pulau kecil seperti Gam, Mansuar, kelompok Yeben dan kelompok Batang Pele, telah disahkan sebagai Suaka Margasatwa Laut. Menurut SK Menhut No. 81/KptsII/1993, luas wilayah ini mencapai 60.000 hektar.
Selain itu, beberapa kawasan laut lainnya telah diusulkan untuk menjadi kawasan konservasi. Masing-masing adalah Suaka Margasatwa Laut Pulau Misool Selatan, laut Pulau Kofiau, laut Pulau Asia, laut Pulau Sayang dan laut Pulau Ayau.


Sumber : WIKIPEDIA.com

Saturday, August 27, 2011

TANAH LOT, BALI


'Tanah Lot' adalah sebuah objek wisata di BaliIndonesia. Terdapat dua pura yang terletak di atas batu besar. Satu terletak di atas bongkahan batu dan satunya terletak di atas tebing mirip dengan Pura Uluwatu. Pura Tanah Lot ini merupakan bagian dari pura Dang Kahyangan. Pura Tanah Lot merupakan pura laut tempat pemujaan dewa-dewa penjaga laut


Legenda
Menurut legenda, pura ini dibangun oleh seorang brahmana yang mengembara dari Jawa. Ia adalah Danghyang Nirartha yang berhasil menguatkan kepercayaan penduduk Bali akan ajaran Hindu dan membangun Sad Kahyangan tersebut pada abad ke-16. Pada saat itu penguasa Tanah Lot, Bendesa Beraben, iri terhadap beliau karena para pengikutnya mulai meninggalkannya dan mengikuti Danghyang Nirartha. Bendesa Beraben menyuruh Danghyang Nirartha untuk meninggalkan Tanah Lot. Ia menyanggupi dan sebelum meninggalkan Tanah Lot beliau dengan kekuatannya memindahkan Bongkahan Batu ke tengah pantai (bukan ke tengah laut) dan membangun pura disana. Ia juga mengubah selendangnya menjadi ular penjaga pura. Ular ini masih ada sampai sekarang dan secara ilmiah ular ini termasuk jenis ular laut yang mempunyai ciri-ciri berekor pipih seperti ikan, warna hitam berbelang kuning dan mempunyai racun 3 kali lebih kuat dari ular cobra. Akhir dari legenda menyebutkan bahwa Bendesa Beraben 'akhirnya' menjadi pengikut Danghyang Nirartha.

Lokasi
Obyek wisata tanah lot terletak di Desa Beraban Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan, sekitar 13 km barat Tabanan. Disebelah utara Pura Tanah Lot terdapat sebuah pura yang terletak di atas tebing yang menjorok ke laut. Tebing ini menghubungkan pura dengan daratan dan berbentuk seperti jembatan (melengkung). Tanah Lot terkenal sebagai tempat yang indah untuk melihat matahari terbenam (sunset), turis-turis biasanya ramai pada sore hari untuk melihat keindahan sunset di sini.

Dari tempat parkir menuju ke area pura banyak dijumpai art shop dan warung makan atau sekedar kedai minuman. Juga tersedia toilet bersih yang harga sewanya cukup murah untuk kantong wisatawan domestik sekalipun.


Event
Odalan atau hari raya di Pura ini diperingati setiap 210 hari sekali, sama seperti pura-pura yang lain. Jatuhnya dekat dengan perayaan Galungan dan Kuningan yaitu tepatnya pada Hari Suci Buda Cemeng Langkir. Saat itu, orang yang sembahyang akan ramai bersembahyang di Pura Ini.

Sumber : Wikipedia


Monday, August 15, 2011

Tersesat itu Nikmat

(Oleh : Olenka Priyadarsani)
Ketika kita mengadakan suatu perjalanan ke suatu tempat yang belum kita kenal sebelumnya pastinya kita pernah mengalami kondisi dimana kita “Tersesat” atau kondisi dimana kita kehilangan arah. Walau bikin jengkel, ternyata tersesat dapat menjadi sebuah pengalaman yang mengesankan. Sebuah kanal televisi asing yang menyiarkan beragam program petualangan bahkan menjadikan hal ini sebagai motto mereka.

Mereka yang senang melakukan jalan-jalan murah alias backpacking biasanya sering tersesat. Maklum, para pelancong jenis ini tidak terikat program acara apa pun (berkebalikan dengan wisatawan yang menggunakan jasa pemandu). Tak heran, mereka sering kehilangan arah, terutama di tempat-tempat asing yang bahasa setempatnya tak dimengerti.


Pengalaman lebih berkesan 
Banyak orang yang merasa jengkel bahkan takut ketika mereka tersesat di tempat yang asing (baik sepi maupun ramai). Tetapi sebenarnya, ketika telah menemukan jalan kembali, kita justru mendapatkan pengalaman baru yang mengesankan. Dan pengalaman itu bisa jadi cerita menarik untuk dibagikan kepada teman, saat kita pulang. Jadi, jangan jengkel atau takut bila tersesat. Anggap saja Anda sedang menikmati pengalaman baru yang lebih berkesan.

Menemukan tempat menarik. Ketika tersesat, kita mungkin menemukan tempat menarik, yang baru, yang belum tertulis di buku panduan wisata. Misalnya saja, di Phuket, Thailand, ada pantai Patong, Kata, atau Karon yang jauh dari keramaian pantai besar. Bisa saja tempat baru itu lebih indah, romantis, dan alami. Bila tersesat di Penang, Malaysia, misalnya, kita bisa saja menemukan tempat makanan baru — yang menyajikan makanan khas Penang dengan harga ramah di kantong. Di Bali pun kita dapat menjumpai lokasi terpencil dengan alam yang tidak kalah indahnya dengan tempat-tempat wisata yang lebih terkenal. Dengan demikian, Anda akan dapat merekomendasikan pada rekan-rekan tentang tempat-tempat menarik tersebut. Tersesat tidak ada salahnya, bukan?


Bertemu wisatawan lain
Bila Anda bertemu dengan wisatawan lain dalam sebuah tur, itu sudah biasa. Tetapi jika Anda bertemu mereka dalam kondisi tak terencana, tentu akan lebih berkesan dan biasanya berlanjut ke pertemanan dalam jangka waktu lama. Nah, kawan baru Anda dapat memberikan rekomendasi dan kiat-kiat jalan-jalan yang berguna bagi Anda.

Bagi Anda yang belum terbiasa pergi ke tempat-tempat asing, berikut ini ada beberapa jurus murah-meriah yang dapat Anda lakukan untuk meminimalkan kemungkinan tersesat :
  1. Bila Anda mengunjungi sebuah tempat untuk pertama kali, tidak ada salahnya Anda menyiapkan buku panduan wisata baik dari seri yang umum digunakan, misalnya Lonely Planet atau Frommer's maupun brosur wisata lain yang bisa Anda dapatkan secara gratis di tempat-tempat umum.

  2. Ada baiknya Anda menyediakan peta daerah wisata tersebut sebagai persiapan. Anda bisa mengunduh peta dari Internet atau mengambil peta gratis yang tersedia di beberapa bandara internasional. Jangan lupa ambil juga brosur-brosur wisata yang disediakan secara cuma-cuma.

  3. Zaman sekarang, hampir semua telepon seluler memiliki fasilitas global positioning system atau GPS. Tentu hal ini berguna bila Anda tersesat di tempat terpencil dan tidak ada orang untuk bertanya. Semoga saja baterai telepon Anda cukup untuk mengoperasikan GPS hingga Anda menemukan jalan pulang!

Sumber : id.travel.yahoo.com

000


Tuesday, July 26, 2011

Membahas Harga Tiket Pesawat Untuk Mudik



Bulan Puasa bagi umat muslim yang biasa di sebut "Ramadhan" tinggal menghitung hari. Penulis mengucapkan "Selamat Menunaikan Ibadah Puasa, Semoga Segala Amal dan Ibadah nya diterima Oleh Tuhan Sang Pencipta".
Seperti tahun-tahun sebelumnya, memasuki bulan puasa yang juga moment pembuka menjelang Idul Fitri (Hari kemenangan Bagi umat muslim), setiap orang yang selama ini merantau atau mencari nafkah di luar tempat kelahirannya akan memanfaatkan moment Idul Fitri dengan merayakannya di tanah kelahirannya. Sudah menjadi hal yang biasa bila di musim mudik lebaran harga jual tiket pesawat melonjak tinggi karena permintaan tiket pesawat yang begitu tinggi dan hal ini tentunya sangat memberatkan untuk membeli tiket pesawat tersebut, bagaimana cara mendapatkan tiket peawat murah, simak tips berikut:

  1. Daftarkan email anda ke tiap-tiap website maskapai untuk mendapatkan promosi dari maskapai. mulailah dengan satu-persatu website maskapai penerbangan
  2. Tentukan tujuan tempat liburan yang akan kita lakukan. Hal tersebut sudah pasti harus kita lakukan, kalau tidak pasti susah kalau kita mau mencari harga tiket pesawat promo / murah maupun untuk menentukan anggaran.
  3. Hafalkan tanggal libur nasional atau paling tidak punya kalender libur nasional 1 tahun ke depan. Karena seringkali promo tiket pesawat yang diberikan bisa dibeli makin murah untuk tahun depan.
  4. Punya peta dunia atau google maps. Fungsinya memiliki peta dunia adalah supaya kita dapat membayangkan jarak yang harus kita tempuh dari satu kota ke kota lain
  5. Punya Kartu Kredit. Ini sebenarnya tidak begitu. Tapi pada umumnya kalau tiket pesawat yang harus dibeli secara online itu mewajibkan pemilik kartu kredit untuk ikut dalam perjalanan tersebut.
  6. Telitilah dengan jam penerbangan jika kita ingin melakukan perjalanan point to point (sambung menyambung) dalam 1 hari.
  7. Telitilah jika ingin membeli layanan tambahan dalam suatu penerbangan yang biasanya di sediakan oleh tiap-tiap maskapai. Pada umumnya, maskapai murah meriah kini kerap menggunakan berbagai cara untuk menggiring pelanggan agar membayar lebih untuk berbagai fitur atau layanan tambahan yang mereka tawarkan. Yang dimaksud dengan menggiring disini adalah, mengeluarkan berbagai komponen yang semula merupakan layanan pasti jika kita membeli tiket pesawat di maskapai besar dan memberikan biaya ekstra supaya kita memperoleh layanan tersebut. Pada umumnya Layanan tambahan yang kini harus berbayar adalah: (a) Bagasi 15 kg (dan lebih), makin berat bagasinya makin mahal biayanya, aturan tas tangan yang masuk kabin kini makin ringan, hanya 7 kg untuk maskapai terkenal murah meriah dari Malaysia itu dan umumnya 10 kg untuk maskapai lain. (b) Makanan dan minuman. Kalau untuk perjalanan domestik mungkin tidak terlalu berat membayar tiket pesawat dalam rupiah, namun jika perjalanan keluar negeri itu kita akan dikenakan biaya sesuai dengan mata uang negara keberangkatan, jatuhnya pasti akan lebih mahal untuk harga makanan atau minuman yang sama. (c) Nomor tempat duduk. Mau duduk di samping jendela atau dimanapun jika Anda mau pilih nomor sendiri kini bisa dikenakan biaya tambahan. (d) Asuransi. Jika sudah punya asuransi perjalanan sendiri, sudah tentu kita tidak perlu lagi membelinya. Namun, jika untuk perjalanan cukup jauh, saya sarankan sebaiknya kita membelinya.
  8. Rajin datang ke Pameran Wisata/Travel Expo. Umumnya pameran ini diselenggarakan 3-4 kali dalam setahun. Pengamatan saya pada umumnya di bulan November, Maret, Mei dan Agustus. Jadi hendaknya kita rajin untuk mencari info tentang pameran ini, biasanya kalau di Jakarta diadakan di Jakarta Convention Center. Tapi kadang juga ada di mal besar kawasan Kelapa Gading ataupun Senayan. Pada saat pameran ini justru saat promo berbagai maskapai internasional menawarkan harga murah. Dengan kualitas layanan yang lebih baik rasanya harga tiket pesawat promo yang ditawarkan tidak kalah murah dengan maskapai-maskapai murah meriah itu.
  9. Ikutan milis traveling. Ini saya rasa cukup membantu karena banyak sekali info yang bisa kita dapat untuk perjalanan murah meriah tidak hanya promo tiket pesawat. Di tambah anda dapat bertanya pengalaman para peserta forum/milis mengenai maskapai yang Anda ingin tumpangi.
Demikian tipsnya semoga dapat menginspirasi anda.

Sumber : http://bisnis-online-internet.blogspot.com

000

Saturday, July 16, 2011

BUNAKEN NATIONAL MARINE PARK

Bunaken under water

BUNAKEN NATIONAL MARINE PARK is located in North Sulawesi Province of IndonesiaThis Marine Park also located inside Triangle Coral Reefs, there is 390 kind of coral reefs where life here and also as well as fish, mollusc, reptile and marine mammal species inside the area. This Park is representative of Indonesian tropical water ecosystems, consisting of seagrass plain, coral reef, and coastal ecosystems. 
It was established as a national park in 1991 and is among the first of Indonesia's growing system of marine parks. It covers a total area of 890.65 km², 97% of which is marine habitat. The remaining 3% of the park is terrestrial, including the five islands of Bunaken, Manado Tua, Mantehage, Nain and Siladen.

Bunaken National Marine Park has a very rich reef ecosystems. There are approximately 390 species of coral reefs in the region. The species of algae that can be found in Bunaken National Park is Caulerpa, Halimeda and Padina, while the type of seaweed commonly found are Thalassia hemprichii, Enhallus acoroides, and ciliatum Thalassaodendron. Bunaken National Park also has a variety of fish species, marine mammals, reptiles, birds, molluscs and mangroves. Approximately 90 species of fish that live in the waters of this region. On the mainland, the island is rich in Arecaceae, sago, woka, silar and coconut. In addition, the Bunaken National Park also has an animal species that live on land, such as deer and possum. Mangrove forest in the park is a habitat for crabs, lobsters, molluscs and sea birds. 

Bunaken National Marine park has a 20 point dive (dive spot) with varying depths of up to 1344 meters. Of the 20 point dive, dive 12 points around Bunaken Island. Twelve point dive most frequently visited by divers and lovers of the beauty of underwater scenery. Most point dive in Bunaken Island 12 rows from the southeast to the northwest of the island. In this area there is a huge underwater wall, also called a wall hanging, or wall of a giant rock that stands vertically and curved upward. Rock wall is also a food source for fish in the waters around Bunaken Island
Bunaken Island can be reached by speed boat with about 30 minute trip from the port city of Manado. Bunaken Island Around Bunaken marine park that is part of the Bunaken National Park. This marine park has a marine biodiversity one of the highest in the world. Scuba diving attracts many visitors to the island.


If you want to visit Bunaken National Marine Park, You can take by Flight from JAkarta or Denpasar, Bali. Flight destination to Manado, North Sulawesi will transit in Ujung Pandang, South Sulawesi.



000

Friday, July 15, 2011

Borobudur Temple

Borobudur is the largest Buddhist temple from the 9th century measuring 123 x 123 meters. Borobudur temple is completed centuies before Angkor Wat in Cambodia. Borobudur is one of the world's finest ancient monuments. This monument is a Buddhist temple of the most frequently visited bytourists from both the domestic and foreign tourists. Borobudur was built by King Samaratungga,



one of the kings of Old Mataram Kingdom, Dynasty Syailendra. Based Kayumwungan inscription, an Indonesian named Hudaya Kandahjaya revealed that Borobudur is a place of worship which was completed on 26 May 824, almost one hundred years since the early days was built. The name of Borobudur, as some people means a mountain having terraces (budhara), while the other says that Borobudur means monastery on the heights.


Borobudur Building punden shaped staircase consists of 10 levels.Height of 42 meters and 34.5 meters before it was renovated after the renovation because the lowest level was used as a drag. Six lowest level of a square and two upper circular form, and the highest level in the form of Buddhist stupa facing to the west. Each level represents the stages of human life. Corresponding schools of Mahayana Buddhism, every person who wants to reach the level of the Buddha should be through every level of life is.




The base of Borobudur, called Kamadhatu, symbolizing human beings that are still bound by lust. Four levels above it called Rupadhatu symbolizing human beings that have set themselves free from lust but still tied to appearance and shape. At that level, a statue of Buddha placed open. Meanwhile, three levels above where the Buddhist stupa placed in the holes is called Arupadhatu, symbolizing human beings that have been free from lust, appearance, and shape. The top part is called Arupa symbolizes nirvana, where Buddha is residing. Each terrace has beautiful relief panels showing how skillful. Relief that will be read coherently when you walk clockwise (towards the left of the entrance of the temple). In the reliefs of Borobudur tells of a legendary story, Ramayana. In addition, there are relief panels describing the condition of society at that time. For example, relief of farmers' activity reflecting the advance of agriculture system and relief of sailing boat representing the advance of shipping at that time centered on Bergotta (Semarang). All relief panels in Borobudur temple reflect the Buddha's teachings. Hence, this temple functions as educating the media for people who want to learn Buddhism. YogYES invites you to surround each of the narrow passageways in Borobudur in order to understand the philosophy of Buddhism. Atisha, a Buddhist from India in the 10th century once visited this temple that was built 3 centuries before Angkor Wat in Cambodia and 4 centuries before the Grand Cathedrals in Europe. Thanks to visiting Borobudur and having the script of Serlingpa Buddhism (one of the King of Sriwijaya), Atisha was able to develop Buddhism. He became head Vikramasila monastery and taught Tibetans of practicing Dharma. Six manuscripts of Serlingpa was condensed into a core doctrine called "The Lamp for the Path to Enlightenment" or better known by the name Bodhipathapradipa. One of the questions still unanswered about Borobudur is how the condition around the temple was built and why the temple was found in the buried. Some say Borobudur originally stood surrounded by swamp and then buried by the eruption of Merapi.Calcutta is essentially the inscription reads 'Amawa' means sea of ​​milk. The word is then interpreted as the lava of Merapi. Some others say buried by cold lava of Merapi Borobudur. With all the grandeur and mystery that is, only natural that many people of all enter the world penjru Borobudur as a place to visit in his life. Besides enjoying the temple, you can walk around to the villages around Borobudur, such Karanganyar and Wanurejo to see the activities of local crafts. You can also go to the top watu Kendil to be able to see panoramic view from the top of Borobudur. What are you waiting? No need to worry about an earthquake May 27, 2006, because of Borobudur is not affected at all.


In October 2010 Mount Merapi which is only 35 km from Borobudur temple eruptedBorobudur temple was temporarily closed last year for tourists when there are growing concerns about the impactof the ash eruption of Mount Merapi to the temple area. Ministry of Culture and Tourism with Heritage Conservation Agency Borobudur initiated emergency measures to clean the temple.